Mari Tersesat Malam Ini

Beberapa hari ini, media mungkin bingung harus memberikan informasi apa ke Indonesia. Di saat negeri ini akan berulang tahun, sahabat jauh di sana sedang tertimpa bencana. Di saat negeri ini kembali bertambah umur, berita tentang buruknya negeri ini tak pernah berkurang. Dari pembunuhan, korupsi, narkoba, pemerkosaan ah banyak sekali!


Lantas, apa yang harus disiarkan media di saat seperti ini? Merayakan ulang tahun negeri dengan sorak gembira atau berduka cita? Mengorek berita lama, janji-janji pemerintah yang tak pernah terjadi atau bercerita kilas balik Indonesia dulu. Hampir semua pernah dilakukan.

Setiap tahun, media berupaya mengingatkan kita, akan dosa negeri ini yang mungkin banyak yang belum terampuni. Setiap tahun pula, media berusaha mencari cara meyiarkan "pahlawan" era kini. Tak pernah jelas setiap tahunnya. Apakah kita harus kembali berkoreksi diri, bersorak gembira, atau berduka cita.

Lebih memprihantinkan, setiap tahun apa yang disajikan tahun lalu akan disajikan lagi tahun ini. Sama. Koreksi sana sini, kilas balik masa lalu, dan lain-lain. Itu saja. Seakan-akan negeri ini selalu tidak pernah beranjak dari duduk manisnya. Tidak pernah belajar dari masa lalunya. Seakan bagi kita para penghuninya, resolusi untuk negeri hanya diserukan di hari ulang tahun neger ini. Esok-esok mungkin sudah lupa lagi. Maka, tahun depan media akan kembali menyajikan isi yang tidak berbeda jauh atau pula sama.

Kebetulan? Entahlah.

Kembali pada tulisan yang tidak berujung pada malam ini.

Share:

0 comments